REGRESI Secara
umum, analisis regresi pada dasarnya adalah studi mengenai
ketergantungan satu variabel dependen (terikat) dengan satu atau lebih
variabel independent (variabel penjelas/bebas), dengan tujuan untuk
mengestimasi dan/atau memprediksi rata-rata populasi atau niiai
rata-rata variabel dependen berdasarkan nilai variabel independen yang
diketahui. Pusat perhatian adalah pada upaya menjelaskan dan mengevalusi
hubungan antara suatu variabel dengan satu atau lebih variabel
independen.
Hasil
analisis regresi adalah berupa koefisien regresi untuk masing-masing
variable independent. Koefisien ini diperoleh dengan cara memprediksi
nilai variable dependen dengan suatu persamaan. Koefisien regresi
dihitung dengan dua tujuan sekaligus : Pertama, meminimumkan
penyimpangan antara nilai actual dan nilai estimasi variable dependen;
Kedua, mengoptimalkan korelasi antara nilai actual dan nilai estimasi
variable dependen berdasarkan data yang ada. Teknik estimasi variable
dependen yang melandasi analisis regresi disebut Ordinary Least Squares
(pangkat kuadrat terkecil biasa).
1. REGRESI LINEAR SEDERHANA
Anda
tahu tentang regresi linear sederhana? saya yakin anda sudah mengetahui
hal itu. Sekedar untuk mengingatkan, saya tuliskan kembali hal-hal yang
terkait dengan regresi linear sedrhana ini.
Persamaan di atas adalah rumus dari persamaan regresi linear sederhana. Y adalah variabel tak bebas, a adalah koefisien intersep, b adalah kemiringan dan t adalah variabel bebas. Rumus untuk b adalah :
Dan rumus untuk mendapatkan nilai a adalah sebagai berikut :
Dalam
regresi linear sederhana juga ada yang disebut dengan koefisien
korelasi yang menunjukkan bahwa nilai suatu variabel bergantung pada
perubahan nilai variabel yang lain. Rumus untuk menghitung koefisien
korelasi adalah sebagai berikut :
Referensi :
Makridakis, Spyros dkk. 1993. Metode dan Aplikasi Peramalan. Erlangga. Jakarta.http://jangkrik2011.blogspot.com/2013/05/regresi-linear-sederhana.html
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar